5 Macam Perawatan Wajah yang Bisa Didapatkan di Klinik Kecantikan

Anda bisa melakukan berbagai perawatan di klinik kecantikan untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit wajah. Dan tentunya, Anda bisa menemukan banyak sekali jenis perawatan yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.

Perawatan wajah di klinik kecantikan pun memiliki beragam jenis cara kerja, tujuan, dan fungsi yang berbeda-beda beserta efek sampingnya sendiri.

Jenis perawatan yang dilakukan juga akan disesuaikan denagn kondisi kulit wajah masing-masing pasiennya.

Maka dari itu, sebelum berniat melakukan perawatan di klinik kecantikan, ada baiknya Anda mengetahui informasi mengenai jenis prosedur manfaat, serta risikonya terlebih dahulu. Berikut pilihannya.

1. Chemical Peeling

Perawatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah perubahan warna kulit atau warna yang tidak merata pada kulit ini sangat cocok untuk kalian yang memiliki bercak kehitaman di kulit.

Tak hanya itu, chemical peeling juga bisa digunakan untuk mengatasi jerawat, yang dimana prosedurnya dilakukan menggunakan spons dan cairan kimia khusus untuk merangsang pengelupasan kulit. Sel-sel kulit mati, minyak berlebih, dan debu di wajah juga akan terangkat.

Merangsang pembentukan jaringan kulit wajah baru yang sehat juga bisa menggunakan perawatan satu ini, namun perlu diketahui bahwa menggunakan perawatan ini dapat membuat kulit menjadi iritasi, kering, perih, dan kemerahan.

2. Mikrodermabrasi

Prosedur perawatan wajah yang dilakukan dengan mengelupas jaringan kulit menggunakan alat khusus ini dapat membuat sel-sel kulit wajah yang mati jadi terangkat.

Metode yang bertujuan untuk merangsang pembentukan jaringan kulit wajah yang baru dan sehat ini umumnya memang dilakukan untuk mengatasi berbagai masalah pada kulit, seperti kusam, kerutan, bintik-bintik, kehitaman, serta bekas luka.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, biasanya perawatan ini dilakukan sekitar 20-30 menit, serta jika dianjurkan oleh dokter, mungkin Anda perlu beberapa kali melakukan perawatan ini lagi.

3. Suntik Botox

Prosedur estetika yang umum dilakukan untuk mengencangkan kulit serta menghilangkan kerutan ini menggunakan obat yang terbuat dari bakteri Clostridium Botulinum.

Botox ini pun bekerja dengan cara yang dimana ia akan memblokir sinyal dari saraf hingga ke otot, sehingga saat otot sedang melemah untuk sementara waktu pun akan membuat kerutan di kulit bagian penyuntikan menjadi berkurang.

Walaupun cukup efektif dalam mengatasi masalah pada kulit, perlu diperhatikan bahwa nyeri, bengkak, atau memar di lokasi suntikan adalah efek samping dari perawatan ini.

4. Laser Resurfacing

Prosedur yang membantu mengurangi noda penuaan, keriput, serta bekas jerawat ini ada 2 metode, yaitu laser nonablatif dan ablatif.

Laser nonablatif dilakukan tanpa menghilangkan lapisan atas kulit dalam merangsang bertumbuhnya kolagen, sedangkan ablatif dilakukan dengan menghilangkan lapisan luar kulit dan memanaskan bagian bawah kulit untuk merangsang kolagen baru.

Keduanya juga memiliki resiko efek samping, seperti bengkak, perubahan warna kulit, kemerahan, serta gatal yang bekas di laser.

5. Dermal Fillers

Perawatan wajah yang dilakukan dengan menggunakan cairan khusus pada bagian wajah tertentu ini pada umumnya memang dilakukan untuk menghilangkan bekas kerutan dan jerawat, membuat hidung lebih mancung, serta membuat bibir dan pipi lebih merona.

Prosesnya ini disuntik oleh dokter dengan bahan filler ke wajah pasien dan dipijat dengan lembut yang membutuhkan waktu sekitar 30 – 60 menit.

Umumnya, selama 1 hari setelah perawatan, area yang terkena filler mungkin akan bengkak, namun akan tetap membaik setelah beberapa hari kemudian.

Biasanya, Anda tidak dianjurkan untuk terkena sinar matahari, dan minum-minuman kopi dan alkohol.

Prosedur perawatan wajah di klinik kecantikan memang efektif dalam mengatasi berbagai masalah kulit wajah, namun ada baiknya untuk konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kecantikan atau dokter kulit.